Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Surah Al-Ikhlas adalah surah ke 112 di Al-Qur’an, terdiri dari
4 ayat dan termasuk surah makiyah karena turun di Kota Mekkah. Surah ini turun
disebabkan orang-orang musyrikin menanyakan tentang nasab Allah kepada Nabi
Muhammad saw. Surah ini dinamakan Al-Ikhlas karena surah ini terdapat
penjelasan tentang pensucian yang sempurna untuk Allah swt.
Itulah sekilas pengertian surah Al-Ikhlas. Dibahasan kali
ini saya akan memberikan informasi tentang waktu-waktu yang dianjurkan untuk
membaca surah ini. Saya mengumpulkannya dari beberapa sumber. Berikut ini
adalah waktu dianjurkannya membaca surah Al-Ikhlas.
1.
Sebelum tidur
Sebelum tidur kita dianjurkan untuk membaca
surah Al-ikhlas, Al-Falaq, dan An-nas lalu meniupkannya di kedua tangan
kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau sebanyak 3 kali.
Dalam suatu hadist diceritakan bahwa ”Nabi
SAW ketika ditempat tidur setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak
tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ‘Qul
huwallahu ahad’ (suarah Al-Ikhlas), Qul a’udzu birabbil falaq (surah Al-falaq),
Qul a’udzu birabbinnas (suarah An-Nan). Kemudian beliau mengusapkan kedua
telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari
kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan dengan demikian
sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017)
2.
Saat mengerjakan sholat sunnah fajar (qobliyah shubuh)
Dengan cara membaca surah Al-Kafirun
dirakaat pertama, kemudian surah Al-Ikhlas dirakaat kedua.
Dari Aisyah ra. Rasulullah saw bersabda
“sebaik-baik surat yang dibaca ketika dua Rakaat qobliyah shubuh adalah Qul
huwallahu ahad ( surah Al-Ikhlas) dan Qul yaa ayyuhal kafirun (surah
Al-Kafirun).” (HR. Ibnu Khuzaimah 4/273)
3.
Saat mengerjakan sholat sunnah ba’diyah maghrib
Dengan cara membaca surah Al-Kafirun
dirakaat pertama, kemudian surah Al-Ikhlas dirakaat kedua.
Abdullah bin Mas’ud ra. mengatakan “Aku
tidak dapat menghitung karena sangat sering aku mendengar bacaan Rasulullah
saw. membaca surah pada sholat dua raka’at ba’diyah maghrib dan pada sholat dua
raka’at qobliyah shubuh yaitu Qul yaa ayyuhal kafirun (surah Al-Kafirun) dan
Qul huwallahu ahad (surah Al-Ikhlas).” (HR. Tirmidzi no. 431)
4.
Saat mengerjakan sholat maghrib (wajib) pada
malam jum’at
Dengan cara membaca surah Al-Kafirun
dirakaat pertama, kemudian surah Al-Ikhlas dirakaat kedua.
Dari Jabir bin Samroh, mengatakan “Nabi
saw. biasa ketika sholat maghrib pada malam jum’at membaca Qul yaa ayyuhal
kafirun dan Qul huwallahu ahad.” (Syaikh Al Albani dakam Takhrij Misykatul
Mashobih (812) mengatakan bahwa sanad hadist ini shahih.)
5.
Waktu pagi dan sore hari
Pada waktu ini, kita dianjurkan membaca
surah Al-Ikhlas bersama dengan surah Al-Falaq dan surah An-nas masing-masing
sebanyak tiga kali. Manfaat yang kita peroleh adalah akan dijaga dari segala
sesuatu keburukan (insyaAllah).
Dari Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib dari
bapaknya ia berkata “pada malam hujan lagi gelap gulita kami keluar mencari
Rasulullah saw. untuk sholat bersama kami , lalu kami menemukannya. Beliau
bersabda “apakah kalian telah sholat?” namun sedikitpun aku tidak berkata-kata.
Beliau bersabda “Katakanlah”. Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Beliau
bersabda “Katakanlah”. Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Kemudian Beliau
bersabda “Katakanlah”. Hingga aku berkata “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku
katakan?” Rasulullah saw. bersabda “katakanlah (baca surah) Qul huwallahu ahad,
Qul a’udzu birabbil Falaq, Qul a’udzu birabbinnas ketika sore dan pagi sebanyak tiga kali, maka
dengan ayat-ayat ini akan mencukupkanmu
(menjagamu) dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud no. 5082 dan An Nasai no.
5428)
Sekian dari saya. Semoga hal yang saya
tulis diatas dapat bermanfaat untuk kita semua. Mohon maaf bila ada kesalahan.
Wassalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh






0 komentar:
Posting Komentar